TARIM – Sebanyak 18 mahasiswa asal Kalimantan berhasil meraih gelar sarjana dari Universitas Al-Ahgaff, Yaman, dalam prosesi wisuda ke-27 program Sarjana (S1) Fakultas Syariah dan Hukum yang digelar pada Kamis, (16/4/ 2026).
Wisuda yang berlangsung di Auditorium Mahsun, Tarim, Hadramaut tersebut diikuti total 211 wisudawan dari berbagai negara, seperti Yaman, Tanzania, Malaysia, dan Indonesia. Dari jumlah tersebut, Indonesia menjadi penyumbang wisudawan terbanyak.
Para lulusan berasal dari tiga jurusan di bawah Fakultas Syariah dan Hukum, yakni jurusan Syariah, Syariah dan Hukum, serta Ilmu Hadis.
Dari ratusan wisudawan itu, 18 di antaranya merupakan putra daerah Banjar yang berasal dari Kalimantan Selatan, Kalimantan Tengah, dan Kalimantan Timur. Mereka dinilai menjadi kebanggaan daerah karena berhasil menempuh pendidikan tinggi di luar negeri.
Adapun nama-nama mahasiswa asal Banjar yang diwisuda dan meraih gelar B.Sc. antara lain Abdurrahman Syukri (Banjarbaru), Ahmad Fauzan (Barabai), Ahmad Rajali (Sungai Danau), Ahmad Saufi (Kandangan), Andrian Maulana Ramadhan (Palangkaraya), H. Shofwan Muhammady (Martapura), Ikhsan Hanafi (Batulicin), M. Rizqi Maulidi (Kandangan), Muhammad Angga Jazuli (Rantau), Muhammad Iqbal Priandani (Paser), Muhammad Noval Mufti B (Amuntai), Muhammad Ramadhan (Batulicin), Muhammad Reza Mahmudi (Kandangan), Muhammad Rifai (Kuala Kapuas), Muhammad Rofhal Akwan (Martapura), Muhammad Sihabbudin (Amuntai), Muhammad Wahfiyudin Nor (Tabalong), serta Muhammad Zaini (Kandangan).
Prosesi wisuda turut dihadiri Rektor Universitas Al-Ahgaff, Prof. Dr. Al-Habib Abdullah bin Muhammad Baharun, Dekan Fakultas Syariah dan Hukum Dr. Al-Habib Abdullah ‘Awadh bin Smith, Ketua Majelis Umana Al-Habib Alwi bin Abdurrahman Al-Atthos, Grand Mufti Tarim Syekh Muhammad Al-Khatib, serta para dosen, masyayikh, dan tamu undangan dari berbagai negara.
Dalam sambutannya, Rektor Universitas Al-Ahgaff Al-Habib Abdullah bin Muhammad Baharun berpesan kepada para lulusan agar mengabdikan ilmu untuk umat.
“Tugas kita sekarang adalah mengabdi kepada umat, berpegang teguh pada pendekatan Nabi, melawan tantangan zaman modern, serta menghubungkan ilmu pengetahuan dengan akhlak dan niat baik,” ujarnya.
Rangkaian kegiatan berlangsung khidmat dan tertib, ditutup dengan doa yang dipimpin Al-Habib Alwi bin Abdurrahman Al-Atthos. Acara kemudian dilanjutkan dengan sesi foto bersama serta makan malam bersama seluruh peserta wisuda.






Komentar