AMUNTAI – Polres Hulu Sungai Utara menggelar apel kesiapsiagaan sarana dan prasarana penanggulangan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) serta peralatan pengamanan pengendalian massa di halaman Mapolres HSU, Selasa (21/4/2026) pagi.
Apel yang dipimpin Kapolres HSU AKBP Agus Nuryanto itu dihadiri unsur Forkopimda dan sejumlah instansi terkait, mulai dari pemerintah daerah, TNI, BPBD, Satpol PP, Manggala Agni hingga organisasi masyarakat peduli kebencanaan.
Kegiatan ini dilakukan sebagai langkah awal memperkuat koordinasi lintas sektor dalam menghadapi potensi karhutla yang diperkirakan meningkat seiring dampak fenomena El Nino pada musim kemarau tahun ini.
Dalam amanatnya, Agus menegaskan penanganan karhutla tidak bisa dilakukan sendiri oleh aparat kepolisian, melainkan membutuhkan keterlibatan seluruh pihak agar upaya pencegahan dapat berjalan maksimal.
“Penanggulangan karhutla harus dilakukan secara bersama-sama. Semua unsur harus bergerak cepat, saling mendukung, dan memastikan pencegahan dilakukan sebelum kebakaran meluas,” ujarnya.
Menurut dia, potensi musim kemarau panjang akibat El Nino dapat meningkatkan risiko kebakaran lahan, kekeringan, hingga gangguan kesehatan masyarakat apabila tidak diantisipasi sejak dini.
Ia menambahkan kesiapan personel, peralatan, dan langkah pencegahan di lapangan menjadi faktor penting dalam meminimalkan dampak bencana.
“Kesiapsiagaan adalah kunci. Kami ingin seluruh personel dan stakeholder benar-benar siap menghadapi kemungkinan terburuk, sehingga masyarakat tetap merasa aman,” kata Agus.
Selain pengecekan peralatan, Polres HSU juga menekankan pentingnya patroli rutin di wilayah rawan serta sosialisasi kepada masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara dibakar.
Melalui apel tersebut, Polres HSU berharap sinergi antarlembaga semakin kuat sehingga penanganan karhutla di Kabupaten Hulu Sungai Utara dapat dilakukan lebih cepat dan efektif.






Komentar