BARABAI- Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST) menggelar pelatihan bertajuk “Leading with Trust, Teaching with Impact” sebagai upaya memperkuat kepemimpinan pendidikan sekaligus mendorong strategi pembelajaran yang berdampak nyata di kelas, Selasa (21/4/2026).
Kegiatan yang dibuka di Pendopo Bupati HST ini menjadi bagian dari langkah strategis Dinas Pendidikan dalam menjawab tuntutan transformasi pendidikan yang kini semakin menekankan pendekatan berbasis dampak dalam proses belajar mengajar.
Kepala Dinas Pendidikan HST, Muhammad Anhar melalui Sekretaris Dinas Pendidikan, Salihin, menjelaskan bahwa pelatihan difokuskan pada dua pilar utama, yaitu kepemimpinan sekolah dan kualitas pembelajaran.
Pada sisi kepemimpinan, peserta dibekali kemampuan membangun kepercayaan, memperkuat budaya kolaboratif, serta mengelola tim secara efektif. Menurutnya, kepala sekolah dituntut tidak hanya menjalankan fungsi administratif, tetapi juga berperan sebagai pemimpin pembelajaran yang mampu menggerakkan perubahan di sekolah.
Sementara itu, pada aspek pembelajaran, para guru diarahkan untuk menerapkan metode pembelajaran aktif yang berpusat pada murid dan berorientasi pada hasil yang terukur. Selain itu, peserta juga dilatih menyusun perencanaan berbasis dampak yang dapat langsung diterapkan di ruang kelas.
“Pelatihan ini tidak berhenti pada tataran teori, tetapi juga menghasilkan produk konkret berupa School Impact Plan dan Action Plan yang bisa langsung diimplementasikan di masing-masing sekolah,” ujar Salihin.
Kegiatan ini berlangsung selama enam hari, mulai 20 hingga 25 April 2026, dengan pembagian sesi berdasarkan sasaran peserta. Sesi kepemimpinan diikuti oleh kepala sekolah, pengawas, serta calon kepala sekolah, sedangkan sesi pembelajaran diikuti guru SMP melalui forum MGMP secara bertahap.
Melalui pendekatan whole-system transformation, pelatihan ini menyasar seluruh elemen kunci pendidikan tingkat SMP di HST. Pemerintah daerah berharap program ini mampu menciptakan keselarasan antara kepemimpinan sekolah dan praktik pembelajaran di kelas.
“Harapannya, peserta tidak hanya memahami konsep, tetapi juga mampu menerapkannya sehingga berdampak langsung pada peningkatan mutu pendidikan dan pengalaman belajar siswa,” tutupnya.






Komentar